Langsung ke konten utama

Postingan

Jagalah Mulut, Jangan Kau Kotori

Jadi, ini cerita saya 3 (tiga) hari sebelum lebaran tahun ini. Bermula dari kekesalan saya yang sudah lama terhadap tetangga depan rumah, yang selalu parkir di jalan umum ( padahal dia punya garasi ) dan selalu menghalangi jalan. Biasanya saya selalu parkir kendaraan di rumah adik saya ( untuk menghindari kontak dengan si tetangga perihal parkirnya yang sembarangan dan sudah sering kali diingatkan ), tetapi karena besok harinya sudah mulai cuti persiapan lebaran dan adik saya pasti pulang ke rumahnya, saya harus memindahkan kendaraan saya untuk parkir di rumah. Lalu bagaimana saya bisa parkir di rumah, sedangkan si tetangga itu parkir di jalan dan menghalangi saya untuk masuk parkir ke garasi rumah saya sendiri??? Geram dan kesal, sambil marah-marah dan ngedumel ( padahal sedang berpuasa ) saya bilang ke bapak saya: “ itu tetangga depan rumah B*G* banget, otaknya nggak dipake, selalu parkir di jalan, padahal punya garasi, terus saya mau parkir di rumah gimana masuknya, kalau mobil d...

“Petualangan” Menjadi Ibu

Itu yang dirasakan oleh kawan saya Yenie, setelah menikah dan menunggu hampir selama 6 (enam) tahun untuk memiliki momongan, akhirnya Allah SWT memberikan rezeki kepada sahabat saya di tahun 2018 ini. Yenie & Quitta Padahal saat itu, dia juga sedang melanjutkan program studinya di luar negeri (Filipina). Kebayang dong , kalau tiba-tiba ngidam makanan Indonesia. Kawan saya ini punya hobi traveling , dan selama di Filipina dia sudah banyak mengunjungi tempat wisata, tadinya dia merencanakan jadwal traveling di Filipina, dari mulai ingin mengunjungi beberapa pulau eksotik ( seperti Bali ) di Filipina sampai ingin berenang bersama ikan hiu paus di Oslob Filipina. Ketika dia tau kalau saat itu dia sedang hamil, maka batal sudah semua rencana jalan-jalan dan berpetualang selama di Filipina yang sudah dia susun. Tapi tak apa, karena rezeki dari Allah yang sudah dinanti lama akhirnya datang, maka tidak ada yang perlu disesali. Baru setelah 2 (dua) bulan dia melahirkan saya bisa ...

Geopark Ciletuh Sukabumi

Desember 2015 Membuka file foto-foto lama yang tersimpan di harddisk ( niat awalnya sih mau “bersih-bersih” file yang tidak terpakai, karena harddisk eksternal kapasitasnya tinggal sedikit. Heheheee ) dan tidak sengaja melihat foto-foto ketika jalan-jalan ke Geopark Ciletuh Sukabumi yang masih menyisakan kenangan yang indah dengan teman-teman baru dan sempat membuat saya susah “ move-on ” ketika itu selama hampir setahun, hahahaaa. Mau tau alasannya, kenapa saya sampai susah “ move-on ” dari perjalanan ke Geopark Ciletuh Sukabumi? Silahkan simak cerita saya. Bersama 2 (dua) orang teman saya (Mbak Nina & Mbak Winda) perjalanan ke Geopark Ciletuh Sukabumi saat itu saya menggunakan jasa trip Kawan Setia Tour ( untuk kontak silahkan lihat di instragram @kawansetiatour ) yang dipandu oleh Mbak Rita dan Mbak Yuni. HARI 1 Dari Jakarta kami tiba di Sukabumi sekitar pukul 24.00 WIB, dari Sukabumi menuju homestay ( di sekitar daerah Taman Jaya Ciemas yang letaknya tidak jauh den...